sebagai seorang Desain Grafis harus memiliki pengetahuan yang luas mau tentang dunia mendesain dan bahkan dunia percetakan. Seperti mengetahui kertas apa saja sih yang bagus untuk di cetak. Nama kertas seperti HVS, Art Carton, Matt paper adalah jenis kertas yang paling umum digunakan dalam percetakan. Namun ternyata, ada puluhan lebih istilah kertas lainnya yang mungkin masih asing bagi Anda. Seperti halnya ukuran kertas, jenis-jenis kertas dalam percetakan juga ada beragam modelnya.

Let’s See.

1.duplex (coated)

cara membedakan itu kertas duplex atau bukan adalah dengan cara warna sisinya yang berbeda. Bagian sisi depan berwarna putih dan belakang abu abu. biasanya kertas ini di gunakan untuk pembuatan box, gramatur yang biasa di pakai. 250gr, 270gr, 310gr, 350gr

google search image

2. Kertas Art/ Matt Paper

kertas ini biasa di gunakan untuk membuat brosur, dan juga stiker karena dengan permukaan yang licin (art) atau semi doff (matt), selain licin maka brosur yang di buat akan berkualitas karena raster kertas yang halus. Gramatur yang biasa di gunakan 100gr, 120gr dan 150gr

google search image

3. HVS

Kertas HVS cenderung lebih kasar dan biasa kita temukan di toko buku biasa serta biasa di gunakan untuk mencetak dokumen di kantor. Selain warna putih HVS memiliki varian warna seperti merah, kuning hijau. Gramatur yang biasa di gunakan 70gr, 80gr, 100gr. Dan berdasarkan ukuran terdapat A5, B5, A4, A3 dll.

google search image

4. Jasmine

Ciri dan karakteristik kertas jasmine adalah memiliki efek seperti gliter. jenis kertas ini memiliki gramatur tebal dan tipis, kertas ini termasuk golongan kertas yang mahal. karena dapat membuat efek hasil cetakan terlihat mewah.

google search image

5. Kalkir

Kertas kalkir adalah jenis kertas yang tembus pandang biasanya kertas ini di gunakan untuk para designer untuk merancang gambarnya. Gramatur kertas ini lebih tipis lebih keras dan kaku di banding HVS, transparan dan banyak orang menyebutnya kertas kalkir dengan sebutan kertas minyak.

google search image