Monitor memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia desain grafis. Jika kamu ingin menekuni dunia desain grafis, Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum membeli monitor untuk kebutuhan desain kamu. Kenapa? Karena monitor terbaik untuk desain grafis adalah yang mampu mengeluarkan output warna terlihat lebih jelas dan tampak seperti nyata.

Memilih monitor untuk komputer ternyata ada spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan penggunaannya loh teman-teman..

Jangan sampai kamu salah memilih monitor dan menyesal di kemudian hari. Karena pilihan kamu saat ini sangat berpengaruh dalam hasil karya desain kamu sendiri gaes..

Yuk simak tips memilih monitor untuk kebutuhan desain grafis kamuuuu

Memilih monitor untuk desain grafis

Jika kamu bekerja di dunia desain grafis. Maka kamu memerlukan monitor dengan tingkat akurasi warna yang tinggi.

Pada dasarnya output hardware seperti printer, monitor, dan proyektor memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam memproduksi warna.

Pabrik monitor biasanya menggunakan standar warna yang sudah diterapkan secara internasional yang dikenal dengan warna gamut.

Oleh karena itu, pilihlah monitor dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar kebutuhan desain grafis kamu. Sehingga hasil warna yang diproduksi akan lebih tajam dan akurat karena sudah dikalibrasi oleh pihak produsen.

Apa itu warna gamut?

Definisi Warna Gamut

Warna gamut didefinisikan sebagai rentang warna yang dapat dihasilkan oleh perangkat tertentu. Biasanya terlihat pada area tertutup dengan warna-warna utama perangkat pada diagram kromatisitas. Misalnya, warna utama monitor adalah merah, hijau dan biru; karenanya, warna gamut pada monitor ditampilkan dalam area segitiga yang dikelilingi oleh koordinat warna monitor warna merah, hijau dan biru.

Biasanya monitor desain grafis akan menampilkan spesifikasi dengan keterangan jenis-jenis color gamut seperti ini:

  • sRGB, adalah standar pengukuran warna yang paling banyak digunakan oleh perangkat digital saat ini. Seperti monitor, printer, dan juga website yang ada di internet.
  • Adobe RGB, dibuat secara spesifik oleh Adobe untuk kebutuhan desain grafis terutama untuk media cetak (print media). Sekaligus untuk menutupi kekurangan dari sRGB. Monitor dengan sertifikasi Adobe RGB tentu harganya akan lebih mahal dari monitor biasa.
  • NTSC, standar color space ini biasa digunakan oleh televisi dan film.
  • DCI-P3, digunakan pada industri film bioskop atau layar lebar (cinema). DCI-P3 memiliki cakupan ruang warna 26% lebih luas daripada sRGB. Perangkat mobile atau smartphone yang sudah mendukung DCI-P3 salah satunya adalah iPhone X.

Nah, monitor desain grafis yang mempunyai sertifikasi Adobe RGB dan DCI-P3 yang paling tinggi akan lebih baik dalam menampilkan kombinasi warna yang lebih akurat.

Untuk kebutuhan desain grafis, sebaiknya kamu memilih monitor dengan tipe panel layar IPS. Agar reproduksi warna tetap terlihat tajam dan tidak berubah secara drastis ketika dilihat dari sudut samping.

 

Semoga bermanfaat, terima kasih…

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.