Pengertian Nirmana?

Nirmana adalah Nir yang artinya “tiada” dan Mana yang diambil dari kata “makna” yang artinya “arti” jadi Nirmana itu sesuatu yang tiada artinya atau tidak mempunyai makna. Jika dijelaskan secara rinci Nirmana adalah elemen-elemen seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur yang menjadi satu yang harmonis.

Tentang Ketiadaan Nirmana

Pemahaman terhadap seni rupa yang sifatnya lebih bisa dilihat dari sisi wilayah bukan isinya apalagi melainkan wujudnya.

Elemen-elemen Nirmana :

Titik

Titik merupakan suatu unsur seni yang paling dasar tetapi dengan titik kita dapat menciptakan suatu wujud dari berbagai macam ide-ide yang dapat dikembangkan menjadi garis, bentuk dan juga bidang.

Garis

Garis merupakan beberapa gabungan dari berbagai macam sambungan dari titik, garis juga dapat kita bedakan dengan berbagai macam jenis seperti garis lurus, lengkung, panjang, pendek, horizontal, vertical, diagonal, putus-putus, spiral, bergelombang dll. Garis dapat menciptakan bermacam-macam pandangan seperti tegak dank eras, garis lengkung tetapi bersifat lembut, lentur atau garis patah-patah yang terlihat kaku adapun garis spiral yang terlihat seperti lentur.

Garis juga dapat kita bedakan menjadi 2, yaitu :

  1. Garis nyata yaitu garis yang dihasilkan oleh coretan lengkung.
  2. Garis semu yaitu garis yang terlihat karena ada bidang, warna dan juga ruang.

Bidang

Bidang merupakan peningkatan dari elemen garis yang terbatas karena suatu bentuk sehingga membentuk suatu bidang yang ada dari beberapa sisi. Bidang juga mempunyai sisi panjang dan lebar dan juga memiliki ukuran.

Bentuk

Bentuk merupakan hasil dari pengembangan dari bidang itu sendiri, bentuk juga mempunyai dua macam, yaitu :

  1. Bentuk geometris yaitu bentuk yang ada pada Kubistis dan Silindris.
  2. Bentuk nongeometris yaitu bentuk yang menyerupai bentuk alam.

Ruang

Ruang dapat kita kelompokan menjadi dua, yaitu ruang dalam bentuk terlihat atau nyata. Seperti, ruangan yang ada pada patung ataupun kamar anda karena ruang itu bersifat khayalan agar terkesan ada.

Warna

Warna merupakan penglihatan yang dihasilkan oleh sebuah pantulan cahaya yang kita tangkap oleh penglihatan kita. Warna juga dikelompokkan menjadi 3, yaitu :

  1. Warna primer atau warna pokok, yaitu warna yang muncul dari jenis warna apapun, seperti warna merah, kuning, biru.
  2. Warna sekunder, yaitu warna yang berasal dari campuran warna primer, seperti merah + kuning = jingga, biru + kuning = hijau dan merah + biru = ungu
  3. Warna tersier, yaitu warna yang berasal dari campuran warna primer dan warna sekunder, seperti warna merah + kuning = orange, biru + kuning = hijau

Tekstur

Tekstur merupakan sifat dari suatu permukaan bidang yang ada karena setiap benda mempunyai sifat permukaan yang berbeda, tekstur juga dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur bayangan atau semu. Jika tekstur nyata kita dapat menyentuh antara penglihatan dan rasa sedangkan tekstur bayangan kita hanya bisa menduga antara penglihatan dan rasa.

Prinsip-prinsip Nirmana

  1. Kesatuan (Unity)

Kesatuan adalah bagian-bagian utama yang ada di unsur-unsur seni rupa yang saling menyusun satu kesatuan unsur nya walaupun tidak sama dam sejenis tetapi unsur tersebut dapat berbeda atau beraneka macam sehingga menjadi susunan yang mempunyai kesatuan.

2. Keselarasan (Harmony)

Keselarasan adalah kedekatan setiap unsur-unsur yang berbeda bentuk dan warna tetapi menciptakan keselarasan.

3. Perbedaan (Kontras)

Perbedaan adalah unsur yang berlawanan, perbedaan yang ada pada warna, bentuk ataupun ukuran akan memberikan pemikiran yang tidak sama.

4. Irama (RHYTM)

Irama adalah mengulang beberapa unsur yang ada tetapi secara teratur dan berkali-kali dari susunan unsur-unsur itu dapat diatur dari berbagai susunan garis, bentuk atau susunan variasi warna. Pengulangan unsur bentuk dapat kita letakkan secara sama dan akan terasa statis sedangkan jika kita menyusun unsur yang diletakkan karena variasi ukuran, warna, tekstur dan jarak akan kita dapatkan susunan itu dengan irama yang harmonis.

5. Gradasi

Gradasi adalah susunan warna berdasarkan perpaduan warna yang berangsur-angsur.

6. Proporsi

Proporsi adalah membandingkan bagian-bagian yang satu nya dengan yang lainnya secara keseluruhan, seperti membandingkan ukuran tubuh dengan ukuran objek dengan ukuran latar dan kesesuaian ukuran objek satu dengan objek lainnya baik yang dekat ataupun yang letaknya jauh.

7. Keserasian

Keserasian adalah prinsip yang dapat kita gunakan untuk menyatukan unsur-unsur yang ada walaupun berasal dari berbagai macam bentuk yang berbeda dan memiliki tujuan untuk menciptakan keharmonisan dari unsur-unsur yang berbeda.

8. Keseimbangan

keseimbangan adalah susunan yang dapat kita atur yang dapat kita atur agar dapat memiliki daya tarik tersendiri pada tiap-tiap susunan nya.

9. Penekanan

Penekanan adalah unsur yang sangat berbeda dari unsur lainnya.