image by printgiant.info

Mempelajari Skema Warna

Dalam dunia desain grafis hal yang tak kalah lebih penting dari yang lain itu ialah warna, kenapa warna karena warna bersifat subjektif karena warna memiliki hubungan yang sangat kuat pada setiap individu yang melihat nya.

Apalagi saat kita mendesain logo warna berperan penting untuk sebagai media mengingat agar setiap orang yang melihat tidak mudah lupa dengan logo tersebut. Warna juga bukanlah suatu gejala yang hanya untuk diamati saja tapi juga mempengaruhi perilaku seseorang, pada penilaian estetis dan juga berperan dalam suka atau tidak nya pada sebuah objek tersebut.

Pemahaman dasar pada warna itu tergantung diri masing-masing tapi ada beberapa petunjuk untuk kita belajar yang bisa dijadikan titik awal berekplorasi pada warna.

 

1.Monokromatik

Monokromatik adalah warna yang campuran dari warna hitam atau putih yang menghasilkan gradasi warna muda atau tua yang bisa juga disebut warna keturunan dari warna yang sangat muda sampai warna yang sangat tua.

2.Analogous

Skema warna yang memiliki 3 warna yang letaknya bersebelahan satu sama lain, sebagai contohnya apabila kalian memilih warna biru maka warna yang lain itu biru hijau dan biru ungu.

 

 

3.Complementary

Warna yang berseberangan dari warna yang satu ke warna yang lain menghasilkan warna yang kontras.

 

4.triadic

Skema warna triadic ini warna yang apabila membentuk segitiga dan yang mengenai segitiga itu yang disebut warna triadic.

 

5.Tetradic

Perpaduan antara dua warna yang menghasilkan warna-warna yang sangat kontras dan menghasilkan kombinasi warna yang dingin dan hangat.

6.Split Komplementary

Split komplementary ini sangat gampang di ingat,kenapa karena warna nya itu membentuk huruf Y,misalkan saja kita memilih warna ungu maka kaki nya yang dua itu ada di warna hijau dan jinggu muda. Seperti contoh dibawah ini:

Itulah skema warna yang harus banget kita ketahui,apalgi kita seorang desainer sangat penting ini dalam dunia desain grafis.