(sumber : deviantart.com)

Nirmana dwimatra adalah prinsip yang sering digunakan untuk menyusun unsur rupa menjadi sebuah kombinasi desain dengan dua dimensi. Elemen-elemen yang dimiliki oleh nirmana dwimatra seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur yang menjadikan kesatuan yang hidup dan harmonis. Berikut unsur-unsur Nirmana terbagi menjadi 4 yaitu :

  1. Unsur konseptual

Unsur konseptual ini sebenarnya tidak terlihat secara kasat mata, namun unsur ini membentuk unsur visual. Terdapat Unsur-unsur konseptual antara lain :t

  • Titik
(sumber: intisari Online grid.id)

Sebuah titik itu tidak berbentuk panjang juga tidak memakan banyak ruang. Titik bisa saling bertemuan yang akhirnya membentuk dan bisa menjadi awal atau akhir dari suatu garis.

  • Garis
(sumber : ruangtanya.com)

Garis adalah sebuah bentuk geometri yang diciptakan dari sebuah titik yang bergerak dan sebuah titik yang dihubungkan. Garis juga memiliki bentuk panjang, namun tidak memiliki lebar.

  • Bidang
(sumber : quora.com)

Bidang itu adalah sebuah bentuk yang terbuat dari sebuah garis yang saling berhubungan, ia memiliki panjang dan lebar namun tidak memiliki ruang. Tidak memiliki dimensi z, hanya x dan y saja.

  • Volume (gempal)
(sumber : wordpress.com)

Gempal itu sebuah bidang yang memiliki ruang, ia memiliki dimensi x, y, dan z . Beda dengan bidang yang hanya memiliki z saja.

  1. Unsur visual

Unsur visual ini untuk menampakan unsur konseptual menjadi bentuk yang nyata, oleh karena itu garis yang awalnya hanya terlihat memiliki panjang saja, namun ketika hadir visualisasi ini ia memiliki ketebalan juga. Dengan demikian unsur-unsur konseptual seperti titik, garis, bidang, dan juga gempal ditampilkan menjadi wujud terlihat. Dengan perubahan tersebut unsur ini dirubah menjadi sebagai unsur rupa yaitu unsur yang sebetelunya nampak terlihat, yang terdiri dari raut (shape), ukuran (size), barik (texture), dan warna (colour).

  1. Unsur relasional

Unsur relasional ini menentukan sebuah arah penempatan pada bentuk atau wujud. Arah sangat relatif terhadap bentuknya, posisi juga sangat bergantung pada ruang frame, ruang (space) juga adalah sisa dari bentuk yang telah ditempati, dan gravitasi itu memiliki sifat psikologis jadi tidak nampak pada Nirmana dwimatra.

  1. Unsur praktis

Unsur praktis ini merupakan unsur yang terkait dengan isi dan perluasan Nirmana atau desain yang dihasilkan ketika desain sudah diciptakan. Unsur praktis ini meliputi representasi (representation), makna/arti (mening), dan kegunaan (function).

demikian unsur-unsur dasar Nirmana dwimatra semoga bermanfaat untuk para pembaca

sekian terimakasih 🙂